in Tag.

PENGINGAT UNTUK PETUALANG PETUALANG JAWA TIMUR

Andang Bachtiar

AMC-073

22 Agustus 2018

ADB – Geologist Merdeka


APAKAH KEJADIAN GEMPA LOMBOK (JULI-AGUSTUS 2018) BISA MEREMBET KE BALI TERUS KE JAWA TIMUR?

…BISA…..

Jalur sesar naik Kendeng di Jawa Timur – yang membatasi zona Kendeng dengan zona Randu blatung – GENESA nya atau mula kejadiannya sama dengan Flores Back Arc Thrust system yang jadi tempat berlangsungnya Gempa Lombok.

Mula jadi penyebabnya adalah tekanan penunjaman terus menerus dari arah selatan oleh lempeng Samudra Hindia ke bawah busur kepulauan / pulau Jawa – Nusa tenggara yang sempet “ditahan” oleh kehadiran jajaran Gunung Api di jalur magmatik tapi kemudian “lepas energi”nya karena sudah melewati “daya-tahan” jalur Gunung Api itu untuk menahan tekanan dari selatan itu… hanya saja kalau munculnya Flores Back Arc Thrust itu di Laut Utara Flores – Sumbawa -Lombok-Bali, kalau di JaTim ekspresi permukaannya ada di sepanjang Selat Madura terus berlanjut ke darat di sepanjang Lembah Brantas – Bengawan Solo ….. AKAR SEBELAH SELATAN DARI THRUST FOLD BELT SYSTEM ITU ADA DI LERENG2 UTARA JALUR GN API : RINJANI – AGUNG – IJEN – SEMERU -BROMO – ARJUNO WELIRANG – LAWU …

DI AKAR – AKAR selatan dari thrust fold belt system itulah kemaren pergerakan – pergerakan blok sesar naik terjadi dalam beberapa segmen.

Kejadian serupa bisa saja memicu pelepasan energi yang sama di lereng – lereng utara jalur Gunung Api Jawa Timur …..

Pengamatan – Kesiap siagaan – Mitigasi bisa dilakukan untuk Jawa Timur adalah dengan mengeplot time series keaktifan (seismisitas) gunung – gunung api aktif sepanjang jalur Ijen – Semeru – Lawu di Jawa Timur itu dan atau dengan memasang beberapa GPS station di titik – titik tertentu di bagian selatan zona Kendeng di utara jalur Gunung Api untuk melihat pola kenaikan elevasinya karena menahan tekanan dari arah selatan itu.

Kapan akan terjadi? BELUM ADA YANG TAHU BAGAIMANA MEMPREDIKSI KAPAN TERJADINYA, karena memang sampai sekarang tidak ada yang mempelajari secara khusus pergerakan patahan – patahan Kendeng di Jatim itu. Lagipula kalaupun sudah dipelajari, tetep saja prediksi “kapan terjadinya” masih dengan pendekatan statistik prababilitas yang biasanya dinyatakan dalam skala waktu geologi : YANG KISARAN KETELITIANNYA BISA +/- 25 tahunan … (kisaran ketelitian Carbon dating dikurangi kisaran ketelitian hasil regresi linear statistik kejadian gempa Kendeng sendiri).

Apakah pergerakan Flores Back Arc Thrust bisa memicu (atau “menyetrum” alias “nggarai”) pergerakan Thrust Fold Belt System Kendeng di Jawa Timur? Bisa saja. Tapi ya itu tadi: kita nggak tahu kapan hal itu bisa terjadi karena kita semua belum mempelajari aktifitas Zona Kendeng itu : geometri segmen – segmennya seperti apa, keaktifannya bagaimana dan sebagai nya ….

Jadi apakah dia bisa “kesetrum” Gempa Lombok sekarang ini atau dalam waktu dekat ini? Kita juga belum tahu.

Tapi paling tidak secara teori dan pemahaman Tektonik Modern kita tahu itu semua mungkin saja terjadi. DAN YANG LEBIH PENTING: AYO RAMAI – RAMAI MULAI LEBIH PEDULI – PELAJARILAH ITU GEOLOGI KEBENCANAAN DAERAH KITA SENDIRI. Sesar – sesar yang ada di sekitar kita musti kita teliti. Jangan kalau sudah kejadian begini baru kita ramai – ramai turun ke lapangan dan bikin justifikasi. Ayo Mitigasi! Mitigasi! Mana itu arek – arek Jawa Timur!! Ayo dimainkan rek.

Siap siap

Siap siap.

Tak tutup dengan puisi yg aku tulis 3 tahun yg lalu.

GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI INDONESIA INI SEPERTI “KEMATIAN”

Untuk apa juga memprediksi kapan kita mati.

Jauh lebih manfaat mempersiapkan diri, kapanpun mati itu jadi.

Karena mati itu PASTI.

Untuk apa juga memprediksi kapan gempa dan tsunami lagi di sini.

Jauh lebih manfaat mempersiapkan diri, kapanpun peristiwa itu terjadi

Karena gempa dan tsunami di sini itu PASTI.

Perkuatlah imanmu – PERKUAT BANGUNAN TEMPAT TINGGALMU.

Buatlah jalan ke surgamu, BANGUNLAH JALUR EVAKUASIMU.

Beramal soleh-lah untuk sekitarmu, PERKUAT SISTIM TANGGAP BENCANAMU.

Rajin2lah memakmurkan tempat ibadahmu, RAJIN2LAH RISET GEOLOGI KEBENCANAANMU.

Gempa bumi dan tsunami di sini seperti mati

Tak banyak manfaat waktunya diprediksi

Kalau besarannya,

lokasinya,

efek sampingnya,

hubungannya dengan sumberdaya,

penyebaran gelombangnya,

run-up-nya,

inundasinya,

daerah paling amannya dan sejenisnya – itu semua perlu penting dan kifayah untuk diuraikan.

Karena langsung bisa kita manfaatkan untuk “menghadapinya”

Karena tidak sia-sia Allah menciptakan semuanya ….

Kalaupun toh sampai ilmu-mu memprediksi waktunya, manfaatkanlah baik-baik untuk yg lainnya.

Gempa bumi dan tsunami di sini seperti mati

Tak banyak manfaat waktunya diprediksi

Bersiap diri jauh lebih berguna

Daripada sibuk menduga

– – –   kapan tiba waktunya

5 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *